No Title

8 07 2010

Bulirnya mengisyaratkan luka
Tak ada yg pernah berusaha menyekanya
Bagai sungai yg mendamba samudra
Mengalir hingga kering kerontang tak bersisa

Menjejakkan mimpi kelana
dan aku mulai tersenyum pada duka
Tertawa pada air mata
Terimakasih untuk semua..
Aku kini jauh lebih bahagia ketika mengenal-Nya
bukan mengenal siapapun jua,, :)





I WANNA CHANGE

7 08 2008

Hufhhh….berhari-hari ini pening rasanya kepalaku.
Ah, ku tak tau hatiku merasa galau, gelisah, tak menentu arah.
Tanggungjawab yang lebih besar telah menantiku.

“Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya.”[QS. Al-Isra':36]

Yah..aku lelah telah bersikap egois. Kuteriakkan pada diriku “I WANNA CHANGE”
Change my self… Change my life…. Change my personality…. Change my habbit… Change my attitude…
Barangkali saat ini aku memerlukan seorang sahabat.
Ingin kutumpahkan seluruh air mataku dlm dekapannya hingga kering.
Ah, teman…maukah kau menerima kesedihku?
Kesedihan sahabatmu yang sok tegar ini.

Hari ini selanjutnya mungkin kau tak akan menjumpai wajah ceria ku lagi..
Aku tersenyum, aku tertawa, tapi dalam hatiku menangis..
Yah…karena aku memang sangat letih untuk terus melarikan diri dengan senyum dan tawa.
Saatnya untuk menguras air mata dan kesedihan.

Barangkali tiap jengkal kehidupan yang kita lalui ada makna yang tak pernah kita sadari.
Tiap jengkal yang kita lalui pada dasarnya bersumber dari diri kita sendiri dan akibat dari diri kita.
Allah memang penentu takdir, tapi diri kita-lah yang menjadi “primary key”-nya

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib sesuatu kaum itu, selagi ia tidak mengubah yang ada di dalam hatinya” [Q.S Ar-Rad : 11]

Kusadari selama ini, keluarga dan teman adalah harta yang paling berharga bagiku…
Tapi, kusadari pula betapa fananya dunia ini…
Ah, ku harus lebih dewasa dan beraktualisasi diri…








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.