Dlm sayup2 mata yg tinggal tersisa 5 watt,,, Q sukses ngarang sbuah puisi yg terinspirasi dr kekesalan Q, keletihan Q. Puisi itu Q kirim via sms pd Pi2t. Coz Q lg dpt bonus 10 sms. *maklum, M3 community* lol ;D Ni puisi mungkin rada sadis. Smpe2 Pi2t bingung sbenernya puisi penyemangat ato bikin down. Ge-je. Ok,,simak
Ketika tak ada tangan yang enggan terulur.
Ketika dekapan hangat tercerabut dari relung-relung jiwa.
Ketika tak ada lagi jeda tuk sejenak bernafas lega.
Ketika penat ini tak jua enyah terdera.
Ah,di dimensi ini hanya ada sosok tak bernama.
Inginnya sendiri di dunia.
Ia hanya secuil dari bagian dunia
Letih usai menggerus waktunya
Pekat menyisik-nyisik emosi..
Inginku menghancurkannya
Inginku menghabisinya
Inginku membantainya..
Inginku menusuknya..
Inginku semua itu enyah tak tertinggal..
Perlukah ini terekspresi dalam caci maki tak bermakna?
Ataukah ku harus membunuhnya?
Dan semua usai…
Silahkan mencari unsur intrinsik puisi tolol ni! *lol* ;D
Dari mereka, utk Q